Profesional melayani anda sesuai syariah dan sunnah

Profesional melayani anda sesuai syariah dan sunnah

Apa itu Miqat?

Kategori : Artikel, Ditulis pada : 10 September 2019, 09:24:18

Dalam pelaksaan Ibadah Umroh, kata Miqat sejatinya sudah umum didengar oleh kita. Namun, sebagai awam yang belum pernah melaksanakan Ibadah Umroh, sudah sejauh mana kita memahami mengenai Miqat ini?

Miqat (bahasa Arab: ميقات‎) adalah batas bagi dimulainya ibadah haji (batas-batas yang telah ditetapkan). Apabila melintasi miqat, seseorang yang ingin mengerjakan haji atau umroh perlu mengenakan kain ihram dan memasang niat. Miqat digunakan dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Miqat terdiri dari dua jenis :

  1. Miqat Zamani (ﻣﻴﻘﺎﺕ ﺯﻣﺎﻧﻲ)- batas yang ditentukan berdasarkan waktu:
    • Bagi haji, miqat bermula pada bulan Syawal sampai terbit fajar tanggal 10 Zulhijah yaitu ketika ibadah haji dilaksanakan.
    • Bagi umrah, miqat zamani bermula pada sepanjang tahun pada waktu umrah dapat dilakukan.
  2. Miqat Makani (ﻣﻴﻘﺎﺕ ﻣﻛﺎﻧﻲ)- batas yang ditentukan berdasarkan tempat:
    • Bagi mereka yang tinggal di Makkah, tempat untuk ihram haji adalah Makkah itu sendiri (rumah sendiri). Untuk umrah ialah keluar dari tanah haram Makkah yaitu sebaiknya di Ji'ranah, Tan'eim atau Hudaibiyah.
    • Bagi mereka yang datang dari sebelah timur seperti IndonesiaMalaysiaSingapuradan kebanyakan negara Asia lain, tempatnya adalah di Yalamlam (ﻳﻠﻣﻠﻢ). Adapun pendapat yang mengatakan Jeddah (ﺟﺪﻩ).sebagai miqat bertolak belakang dengan dalil yang shahih,
    • Bagi yang datang dari barat seperti Mesir, miqatnya di Juhfah (ﺟﺤﻔﻪ).
    • Bagi yang datang dari selatan seperti Yaman, tempat untuk berihram adalah Qarnul Manazil (ﻗﺮﻦﺍﻠﻣﻨﺎﺯﻝ).
    • Bagi yang datang dari Madinah, tempatnya di Dzulhulaifah Bir Ali (Abyar 'Ali) (ﺫﻭﺍﻟﺣﻠﻴﻔﻪ ﺍﺑﻳﺎﺭ ﻋﻠﻲ).
    • Bagi yang datang dari bahagian Iraqpula adalah di Dzatu 'Irq (ﺫﺍﺕ ﻋﺮﻕ).

 

Bagi kita, orang Indonesia untuk melaksanakan Umroh dalam mengambil Miqot biasanya dari daerah Yalamlam. Kondisi ini berlaku ketika calon jamaah akan langsung menunaikan ibadah umroh selepas keberangkatannya menuju Jeddah. Dalam prakteknya, jamaah ketika masih di atas pesawat akan diberi pengumuman oleh awak maskapai bahwasanya pesawat akan atau sedang melewati daerah Yalamlam dari atas pesawat. Namun, apabila kita dalam menjalankan rangkaian kegiatan Ibadah Umroh lebih dahulu mengunjungi Kota Madinah, tempat Miqat nya akan berubah menjadi Dzulhulaifah Bir Ali atau yang lebih dikenal dengan Bir Ali. Kita sebagai jamaah Umroh apa yang harus dilakukan? 

  • Sebelum keberangkatan Umroh, pastikan rute perjalanan Anda. Apabila rute perjalanan grup Umroh mengarah ke Kota Mekah terlebih dahulu, maka secara tidak langsung setibanya kita di Kota Jeddah, kita sebagai jamaah umroh segera bersiap untuk melaksanakan Umroh. Untuk itu, Miqat diambil dari daerah Yalamlam (dari atas pesawat). Praktek pelaksanaan sholat sunnahnya, dapat dikerjakan dengan posisi duduk di kursi penumpang atau di mushola pesawat yang telah disediakan maskapai.
  • Untuk pengambilan Miqat di Yalamlam, pastikan sebelum berangkat menuju Jeddah kita sudah dalam kondisi suci (sudah mandi jinabat)
  • Jika rute perjalanan menunjukkan Kota Madinah sebagai destinasi awal sesampainya di Jeddah, maka kita bisa sedikit bersantai sebab persiapan Ibadah Umroh dilakukan 2 hari setelah kita berada di Madinah. Biasanya, dari panitia akan mengadakan manasik kembali dalam rangkat memaksimalkan teknis ibadah umroh nantinya. 

 

Setelah membaca penjelasan di atas, pilihan mana yang Anda lebih sukai?

 

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id