Melayani Anda sesuai syariah dan sunnah dengan biaya terjangkau

Melayani Anda sesuai syariah dan sunnah dengan biaya terjangkau

Sambut Rezeki dengan Elegan

Kategori : Artikel, Features, Ditulis pada : 01 Desember 2020, 08:58:27

Berbicara mengenai rezeki bahwa telah Allah sampaikan melalui ayat-Nya bahwa manusia tidak akan mati sampai dengan bagian rezekinya habis, Setiap manusia di dunia ini sudah memiliki bagian, porsi rezekinya masing-masing, dan Allah itu Maha Adil. Maka ketika manusia berupaya akan rezeki tersebut, supaya berupaya dengan cara yang halal karena dengan cara yang haram pun tidak akan menambah rezeki itu. Tugas kita bukan mencari rezeki namun menyambut rezeki. Maka sambutlah dengan cara yang halal bukan dengan cara yang haram, sambutlah dengan elegan, dengan baik, dengan cara-cara semangat, bukan cara yang merugikan atau mendzolimi orang lain, karena rezeki kita sudah disipakan oleh Allah. Salah satu cara menyambut rezeki dengan baik yaitu dengan sholat, berdzikir, beribadah yang rutin serta khusyuk. Cara-cara inilah yang merupakan penyambutan rezeki dengan baik. Dan kita perlu memahami bahwa rezeki tidak selalu berupa harta, kesehatan yang baik juga rezeki, ketika tidak mengalami musibah itu termasuk rezeki bahwa kita telah dihindarkan dari musibah yang bisa menyusahkan diki kita, namun banyak orang menilai rezeki itu hanya berupa uang. 

Bahwa seorang berumah tangga, istri atau pasangan kita satu visi dan misi dalam emnjalani bahtera rumah tangga, memiliki anak-anak yang shalih, memiliki kerjaan yang lancar, tidak mendapat gangguan-gangguang yang berarti merupakan rezeqi yang luar biasa tidak bisa dihitung dengan angka. Kita setiap pagi masih diberi kesempatan untuk bisa bangun kembali, membuka mata, bernafas, makan enak, bisa membedakan bau, hal ini juga terbilang rezeki. Ditengah kondisi sulit secara finansial seperti ini banyak orang merasa rezekinya terhambat karena dia menilai rezeqi berupa uang akhirnya merasa susah hatinya, merasa berat beban hidupnya. Seakan lupa bahwa rezeki berupa badan sehat dan kesempatan berkumpul dengan keluarga itu juga termasuk rezeki yang tak ternilai. Karena lebih baik rezeki sedikit tapi cukup daripada banyak tetapi tidak cukup. Belum tentu rezeki yang menurut paham singkat kita adalah sedikit itu tidak cukup. Maka ketika kita berdoa meminta pada Allah, memintalah pada rezeki yang cukup serta berkah. 

Kalau ada manusia yang tidak suka atau iri denga rezeki orang lain artinya manusia itu belum mengerti bahwa dunia ini apabila dihitung mulai dari adam sampai akhir dunia maka tidak akan diberi setegukan minumpun walau hanya sebesar satu ayap nyamuk karena sejatinya rezeki di dunia ini yang telah diberikan oleh Allah kepada kita lantas tidak kita gunakan untuk beribadah maka rezeki tersebut tidak ada nilainya di Mata Allah. Rezeki yang bernilai adalah rezeki yang ketika kita diberi rezeki kemudian kita sedekahkan lalu ditabung untuk hari akhir, barulah rezeki tersebut ada nilainya. Kalau hanya digunakan untuk kebutuhan dunia semua, ya tidak ada nilainya hanya akan jadi miliknya sendiri yang setelah digunakan dan hilang atau rusak tidak akan bermanfaat untuk siapa-siapa. 

Pada akhirnya manusia hidup di dunia ini semua berserah pada Allah,  maksimalkan usaha menyambut rezeki dengan baik, bercita-citalah setinggi mungkin jangan berputus asa. Terus meminta pada Allah lewat berdoa dan sholat. Manusia yang mempersungguh pasti ditunjukkan (cara penyambutan yang baik), "Berdoalah! Maka aku akan mengabulkannya." QS. Al-Ghafir:60

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id