Melayani Anda sesuai syariah dan sunnah dengan biaya terjangkau

Melayani Anda sesuai syariah dan sunnah dengan biaya terjangkau

Haji dan Umrah Tak Lengkap Tanpa Menjalani Rukun Tahallul

Kategori : Umrah, Haji, Ditulis pada : 08 Maret 2021, 07:24:29

Saat menjalani ibadah haji dan umrah, terdapat aktivitas yang tak boleh ditinggalkan yaitu rukun haji dan umrah. Rukun harus dilaksanakan karena apabila tidak dikerjakan maka haji dan umrah Anda tidak sah. Sebagai seorang muslim, Anda wajib mengetahui apa saja rukun haji dan umrah. Karena, haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dikerjakan.

Di antara rukun haji yang kelihatannya sepele tapi penting adalah tahallul. Apa itu tahallul? Tahallul adalah mencukur rambut sebagian atau seluruhnya ketika melaksanakan haji dan umrah, setelah rukun sa’i. Menurut bahasa, tahallul artinya “menjadi boleh atau halal”. Maksudnya, tahallul adalah pertanda bahwa seorang jamaah haji dan umrah telah dihalalkan melakukan hal-hal yang menjadi larangan saat ihram. 

25.jpg

Photo by Nick Demou from Pexels

Dengan dilaksanakannya tahallul, selesai pula rangkaian ibadah umrah yang Anda laksanakan. Bisa dibilang, tahallul merupakan rukun terakhir dalam rangkaian ibadah umrah yang wajib Anda kerjakan. Lalu, bagaimana tata cara pelaksanaan tahallul tersebut?

Berikut ini akan kita bahas tuntas tentang tahallul. Ada baiknya, Anda mempelajari tentang tata cara tahallul tersebut jauh sebelum Anda menunaikan haji atau umrah. Sehingga, Anda tidak bingung tentang apa yang harus Anda kerjakan meskipun nantinya Anda akan dibimbing oleh ketua rombongan atau jamaah. Yuk, simak artikelnya sampai habis ya!

Cara Pelaksanaan Rukun Tahallul

Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian di atas, cara mengerjakan tahallul adalah dengan memotong sebagian rambut atau seluruhnya. Sebagai dasarnya adalah firman Allah SWT dalam Q.S. Al Fath ayat 27 yang terjemahannya:

“Sesungguhnya kamu tetap memasuki Masjidil Haram (pada masa tertentu ) dalam keadaan aman (menyempurnakan ibadah) dengan mencukur rambutmu, atau jika tidak menggunting sedikit rambutnya..”

Tentang tahallul ini, para ulama sepakat bahwa tahallul terbagi menjadi dua cara yakni tahallul pertama atau disebut juga dengan tahallul awal dan tahalul kedua atau tahallul tsani. 

Secara singkat, tahallul awal yaitu ketika|saat) jamaah sudah mengerjakan dua dari tiga amalan haji yakni melempar jumrah Aqobah, mencukur rambut dan thawaf ifadhah. Jadi, dapat dikatakan bahwa ia telah melaksanakan tahallul pertama dan sudah bebas dari larangan ihram kecuali melakukan hubungan suami istri dan melangsungkan akad nikah.

26.jpg

Photo by mostafa meraji on Unsplash

Sedangkan tahallul kedua adalah saat jamaah telah melaksanakan tiga amalan haji tersebut di atas, maka halal bagi mereka melakukan seluruh larangan yang tidak diperbolehkan dilakukan ketika ihram di antaranya, menggunakan pakaian berjahit, memakai wewangian termasuk melakukan hubungan suami istri dan melangsungkan akad nikah.

Tahallul dilakukan setelah menunaikan rukun sa’i, yaitu saat berada di bukit Marwa. Bagi jamaah pria, boleh mencukur sebagian saja tetapi akan lebih baik jika mencukur keseluruhan rambut sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Tentunya, bagi yang ingin mencukur seluruh rambutnya tidak dilakukan di sekitar bukit Marwa tapi di luar Masjidil Haram.

Mengapa harus dicukur gundul? Sebab terdapat keistimewaan jika seseorang yang haji atau umrah memangkas habis rambutnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah mendoakan satu kali kepada orang yang mencukur sebagian rambutnya, tetapi bagi orang yang mencukur habis rambutnya maka Rasulullah mendoakan sebanyak tiga kali. Pastinya, Anda ingin Rasulullah mendoakan lebih banyak bukan? Kecuali, bagi laki-laki yang tidak memiliki rambut, maka hanya dengan isyarat mencukur rambut.

Sedangkan bagi yang perempuan, cukup memotong paling sedikit 3 helai dari rambutnya yang dipotong oleh wanita lain, suami atau mahramnya yang sudah melakukan tahallul juga. Yang perlu diperhatikan, utamanya bagi jamaah perempuan, harus berhati-hati ketika proses tahallul. Usahakan agar aurat tetap aman saat memotong rambut sebab rambut termasuk bagian dari aurat muslimah.

Arti Tahallul

Tahallul dilakukan dengan cara mencukur rambut. Hal ini merupakan tanda telah bebas dari hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat ihram. Selain itu, tahallul memiliki makna pembersihan diri, menyingkirkan pikiran-pikiran kotor, menjauhi hal yang tak berguna dan seterusnya. Setelahnya, bisa Anda lanjutkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan hal-hal baik setelah pulang dari haji atau umrah.

Dari rukun tahallul Anda akan belajar, untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Seperti halnya membersihkan diri dari dosa-dosa, keburukan, sifat yang tidak baik dalam diri kita, dan berupaya agar dapat memperbaiki amalan yang dulu sering Anda lupakan sebelum menunaikan haji dan umrah. Tentunya ibadah yang Anda lakukan selama haji atau umrah akan semakin meningkatkan semangat Anda untuk beribadah.

Tahallul merupakan rukun haji dan umrah yang paling akhir. Dengan mengerjakan tahallul, selesai sudah rangkaian ibadah haji serta umrah Anda. Nah, itulah beberapa pengetahuan seputar tahallul dalam rukun haji dan umrah. Semoga artikel ini bermanfaat, khususnya untuk Anda yang sedang menyiapkan keberangkatan ibadah haji dan umrah ke Baitullah.

messenger icon
messenger icon Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id